Senin, 26 Desember 2016

Motivator Indonesia Muda, Motivator Indonesia Asia, Motivator Indonesia Terbaik

Motivator Indonesia Muda, Motivator Indonesia Asia, Motivator Indonesia Terbaik, 

Motivator Indonesia Muda, Motivator Indonesia Asia, Motivator Indonesia Terbaik,
Motivator Indonesia Muda, Motivator Indonesia Asia, Motivator Indonesia Terbaik 


Kalau Anda ingin menjual lebih banyak, sepertinya Anda harus membaca tulisan ini.

Pernah lihat corong? Ya, kalau zaman dulu kan kompor pakai minyak tanah. Jadi, minyak tanahnya dituangin dari jerigen ke kompor pakai corong. Atasnya lebar, tapi makin ke bawah makin menciut. Bentuknya seperti kerucut.
Nah, dalam menjual Anda juga bisa melakukan hal yang sama. Saring dulu orang-orang yang kemungkinan minat alias berpotensi membeli produk. Kami di Kampus Umar Usman juga melakukannya. Tanpa spanduk, tanpa baliho, tanpa brosur, alhamdulillah kami bisa menjaring calon-calon mahasiswanya.

Kadang kita menghabiskan waktu dengan memikirkan segmentasi dan targeting. Jelas, kedua-duanya diperlukan. Tapi kalau dipakai berlebihan, itu bisa memperkecil pasar. Beneran, memperkecil pasar. Jadi mestinya? Jaring dulu, baru saring. Nah, segmentasi dan targeting adalah proses menyaring.

Joe Girard, seorang penjual terbaik dan terkenal, juga memiliki cara pandang begitu. Jaring dulu, baru saring.

Motivator Indonesia MudaMotivator Indonesia Asia, Motivator Indonesia Terbaik,

Kamis, 22 Desember 2016

motivator indonesia muda

motivator indonesia muda


motivator indonesia muda
motivator indonesia muda
  
Jika hidup berawal dari mimpi , kita mempunyai harapan,titik balik, hasrat, utopia, perspektif, kedewasaan, dan kepercayaan. Harapan membuat kita tidak lelah bermimpi. Barangkali kadang-kadang hidup memang tidak menyenangkan , tapi jangan padamkan mimpi. Jangan lelah bermimpi dan berharap. Putus asa hanya kata yang sia-sia.


motivator indonesia muda

motivator Indonesia, Achmad Bakrie

 motivator Indonesia
motivator Indonesia, Achmad Bakrie
motivator Indonesia, Achmad Bakrie

 Achmad Bakrie (lahir di Kalianda, Lampung, 11 Januari 1914 – meninggal di Tokyo, Jepang, 15 Februari 1988 pada umur 74 tahun) adalah seorang pengusaha Indonesia.

Minat terhadap dunia usaha sudah ia tunjukkan sejak remaja. Pada usia 20 tahun, Achmad Bakrie memulainya dengan menjadi seorang pedagang perantara untuk karet, lada dan kopi di daerah kelahirannya Kalianda, Lampung. Ia lalu bekerja pada NV Van Gorkom, sebuah perusahaan dagang Belanda. Sebagai penjaja keliling, ia menjelajahi hampir seluruh pelosok Sumatera Selatan. "Disini saya memperoleh pengalaman dan pengetahuan tentang (kebutuhan akan) barang-barang dan organisasi perusahaan, kata Bakrie, suatu ketika.

Merasa cukup dengan pengalaman sebagai pegawai pada 1941, Bakrie meninggalkan Van Gorkom. Ia kembali menekuni perdagangan karet, lada dan kompi. Labanya ia tabung sedikit demi sedikit. Setahun kemudian, tepatnya pada 10 Februari 1942, ia mendidikan Bakrie & Brothers General Merchant and Commision Agent di Teluk Betung, Lampung.

Semasa pendudukan Jepang, nama Bakrie & Brothers tidak boleh digunakan karena berbau Barat. Bakrie kemudian memindahkan perusahaannya ke Jakarta pada tahun 1943. Di sini ia melanjutkan usahanya dengan menggunakan Jasuma Ahokai. Begitu Jepang takluk, nama awal perusahaan itu dimunculkan kembali.

Pada 1952, Bakrie mulai beranjak dari pedagang antar daerah menjadi pedagang antar negara. Ia merintisnya dengan mengekspor karet, lada dan kopi ke Singapura. Hal ini membuatnya menjadi salah satu ekportir pionir dari kalangan pengusaha pribumi.


Dari usaha perdagangan, pria kelahiran Kalianda, Lampung, 1 Juni 1916 ini merambah dunia industri. Ia memulainya pada 1957 dengan membeli sebuah pabrik kawat dan kemudian memperluas bisnisnya dengan mendirikan pabrik pipa baja, pabrik cor logam dan pabrik karet remah (crumb rubber).

Sampai dengan Bakrie tutup usia pada 15 Februari 1988 di Tokyo, ia telah berhasil mendirikan satu kerajaan bisnis terkemuka di Indonesia, PT Bakrie & Brothers Tbk. Kerajaan bisnis ini telah berkembang ke berbagai bidang usaha seperti telekomunikasi, properti, industri pipa, pertambangan, investasi, serta bisnis lainnya. Perusahaan yang kini telah menjadi perusahaan publik tersebut memiliki lebih dari 3000 karyawan yang tersebar di berbagai lokasi di Indonesia.

Achmad Bakrie menikah dengan Roosniah Bakrie, wanita bermarga Nasution. pasangan tersebut dikaruniai empat orang anak, yakni Aburizal Bakrie, Roomania Kusmulyono, Nirwan Dermawan Bakrie dan Indra Usmansyah Bakrie. Setelah meninggalnya Bakrie senior, panji Bakrie di dunia usaha dipanggul oleh Aburizal Bakrie serta adik-adiknya. (Aburizal sendiri telah mengundurkan diri sebagai pimpinan perusahaan sejak pertengahan 2004, yakni sejak dia menjabat sebagai Menteri Koordinator dalam kabinet Indonesia Bersatu Presiden Susiolo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Yusuf Kalla.)


Ia percaya, pengetahuan yang luas membuat orang semakin mandiri dan percaya diri. Bagi Bakrie, berilmu adalah memerdekakan diri. Dan seseorang yang lebih pintar harus dihormati. Bakrie yakin betul dengan kutipan yang disimpannya.

Freedom makes opportunities,
Opportunities makes hope,
Hope makes life and future.


Kepercayaan dan penghargaan Bakrie terhadap kekuatan ilmu pengetahuan dan orang yang berpengetahuan menyatu dengan caranya menyikapi keberhasilannya sebgai seorang pengusaha. Hal ini selaras dengan kata bijak yang ia sukai: One cannot help the poor by discouraging the rich.
 
 


 motivator Indonesia 

motivator indonesia asia, Chairul Tanjung

motivator indonesia asia

motivator indonesia asia
motivator indonesia asia


Chairul Tanjung (ejaan Soewandi: Chairul Tandjung, lahir di Jakarta, 16 Juni 1962; umur 54 tahun) adalah pengusaha asal Indonesia. Ia menjabat sebagai Menko Perekonomian menggantikan Hatta Rajasa sejak 19 Mei 2014 hingga 27 Oktober 2014. Namanya dikenal luas sebagai pengusaha sukses yang memimpin CT Corp.
Chairul memulainya bisnisnya ketika ia kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Sempat jatuh bangun, akhirnya ia sukses membangun bisnisnya. Kini perusahaan konglomerasi miliknya CT Corp, menjadi sebuah perusahaan yang membawahi beberapa anak perusahaan seperti Trans Corp, Bank Mega, dan CT Global Resources.

Chairul menyatakan bahwa dalam membangun bisnis, mengembangkan jaringan adalah penting. Selain itu memiliki rekanan yang baik sangat diperlukan. Membangun relasi pun bukan hanya kepada perusahaan yang sudah ternama, tetapi juga pada yang belum terkenal sekalipun. Bagi Chairul, pertemanan yang baik akan membantu proses berkembangnya bisnis yang dikerjakan. Ketika bisnis pada kondisi tidak bagus maka jejaring bisa diandalkan. Bagi Chairul, bahkan berteman dengan petugas pengantar surat pun adalah penting
Dalam hal investasi, Chairul memiliki idealisme bahwa perusahaan lokalpun bisa menjadi perusahaan yang bisa bersinergi dengan perusahaan-perusahaan multinasional. Ia tidak menutup diri untuk bekerja sama dengan perusahaan multinasional dari luar negeri. Baginya ini bukan upaya menjual negara. Akan tetapi ini merupakan upaya perusahaan nasional agar bisa berdiri sendiri dan jadi tuan rumah di negeri sendiri
Menurutnya modal memang penting dalam membangun dan mengembangkan bisnis. Namun kemauan dan kerja keras, merupakan hal paling pokok yang harus dimiliki seseorang yang ingin sukses. Baginya mendapatkan mitra kerja yang handal adalah segalanya. Di mana membangun kepercayaan sama halnya dengan membangun integritas. Di sinilah pentingnya berjejaring dalam menjalankan bisnis.
Dalam bisnis, Chairul menyatakan bahwa generasi muda sudah seharusnya sabar, dan mau menapaki tangga usaha satu persatu. Menurutnya membangun sebuah bisnis tidak seperti membalikkan telapak tangan.Dibutuhkan sebuah kesabaran, dan tak pernah menyerah. Jangan sampai banyak yang mengambil jalan seketika, karena dalam dunia usaha kesabaran adalah salah satu kunci utama dalam mencuri hati pasar. Membangun integritas adalah penting bagi Chairul. Adalah manusiawi ketika berusaha, seseorang ingin segera mendapatkan hasilnya. Namun tidak semua hasil bisa diterima secara langsung.

motivator indonesia asia

motivator-indonesia-terkenal

 motivator-indonesia-terkenal
motivator-indonesia-terkenal tentang ayah
motivator-indonesia-terkenal
 
Ayah adalah sesosok laki-laki yang patut untuk dikagumi sifat, sikap, dan perbuatannya. Ayah memiliki tanggungjawab besar untuk keluarga dan kasih sayangnya tidak perlu diragukan karena setara dan mungkin lebih besar. Seperti kata orang, ibu memiliki kasih sayang yang besar pada anak karena ibu yang melahirkan dan mengasuh anak. Tapi, kasih sayang ayah -mungkin jauh lebih besar. Fitrah ayah yang tak mampu seperti ibu yang dapat melahirkan, sehingga membuat kasih sayang ayah akan lebih besar dan dalam. Karena adakalanya ayah iri melihat anak-anak lebih dekat dengan ibunya. Oleh karena itu, semaksimal mungkin ayah akan memenuhi permintaan dan kebutuhan keluarga terutama untuk anak-anaknya. Kebahagiaan anggota keluarga adalah kebahagiaan dirinya. Itulah gambaran seorang ayah.

Sifat ayah pada dasarnya adalah mengayomi, bertanggungjawab dan berusaha membuat anggota keluarga senang dan bahagia. Pendidikan, pengetahuan dan pendapatan yang rendah tidak akan menghalangi munculnya sifat alami tersebut pada sosok ayah. Mungkin ayah pernah marah atau memukul anak-anaknya, tapi percayalah bahwa hal tersebut merupakan bentuk kasih sayangnya. Ayah berharap anak-anaknya menjadi seorang manusia yang tidak rapuh, tidak nakal/menyalahi aturan, kuat, bertanggungjawab, dan menjadi manusia yang mandiri dalam menjalani proses kehidupan yang panjang dan berliku. Proses tersebut membutuhkan banyak bekal diantaranya sifat-sifat yang diajarkan ayah sewaktu kecil dengan memarahi, memukul, atau memberi kasih sayang. Untuk menjalani kehidupan tidak akan semudah dalam bayangan seperti dalam dongeng/cerita peri, bim salabim langsung jadi. Semua pekerjaan dan pilihan hidup membutuhkan keyakinan dan usaha. Hal tersebutlah yang selalu diajarkan ayah pada anak-anaknya.

Ayah memiliki tanggungjawab yang besar dalam mendidik anak. Namun, selain itu beliau juga memiliki tanggungjawab untuk memberi nafkah pada keluarga. Seberapa capek dan keringat bercucuran beliau tetap bekerja. Walaupun tulang mulai merapuh, kulit mengeriput, nafas tidak lagi kuat beliau tetap berjalan tegak mencari nafkah untuk keluarga.


 motivator-indonesia-terkenal

Rabu, 21 Desember 2016

Motivator Terbaik Indonesia, Ibu

Ibu, sampai kapanpun akan menjadi sosok yang paling kita hormati dan banggakan serta wajib kita sayangi, karena dari ibu-lah kehidupan kita berawal. Sejak Ibu mengandung kita selama sembilan bulan, dan kemudian ia mempertaruhkan nyawanya ketika melahirkan kita dan harus kembali mempertaruhkan nyawanya ketika membesarkan dan mengutamakan kebaikan untuk kehidupan kita anaknya. Ia adalah satu-satunya sosok wanita yang mungkin rela memberikan apa saja untuk anaknya. Maka dari itu, tidaklah terlalu berlebihan rasanya jika kita mencurahkan seluruh tenaga kita semampu yang kita bisa, bukan untuk membalas semua jasanya yang tak pernah bisa terbalaskan, namun setidaknya lakukanlah sesuatu untuk sekedar membahagiakan dan menjadikannya wanita tersempurna sebagaimana selayaknya.
Dalam agama Islam, kedudukan seorang ibu sangatlah dimuliakan. Bahkan diumpamakan bahwa surganya seorang anak itu ada dibawah telapak kaki ibu. Oleh karena itu, diwajibkan pada seorang anak untuk dapat berbakti kepada kedua orang tuanya terlebih lagi kepada ibu kandungnya. Dalam al-Quran surat Luqman ayat: 14 Allah Ta'ala berfirman yang artinya:
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu,dan  hanya kepada-Ku lah kamu kembali”