Minggu, 19 Februari 2017

Sebagai Motivator Untuk Perusahaan, Ippho Santosa Anjurkan Karyawan Untuk Hidup Hemat

STIE di Semarang
Motivator-Untuk-Perusahaan-Motivator-Perusahaan-Kata-Kata-Motivasi-Karyawan

Inilah tips mapan finansial untuk karyawan. Ringkas saja, yaitu 3i. Maksudnya?

i yang pertama adalah insyaf. 
Pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu hendaknya dihentikan. Bertobatlah. Insyaflah.

i yang kedua adalah irit.
Biasakan hidup hemat alias hidup irit. Ini tentu saja 100% berbeda dengan pelit. 
STIE di Semarang
i yang ketiga adalah investasi.
Perketat konsumsi, perbanyak investasi. Tidak mudah, tapi bisa.

Sekiranya 3i ini diterapkan dalam 3 tahun, maka akan terlihat hasilnya. Kalau 10 tahun? Jangan ditanya. Anda akan terkaget-kaget melihatnya. Hukum Compound telah bekerja dengan sempurna.

Berani nyoba?

STIE di Semarang, STIE Terbaik, Ingatkan Tentang Lapang Hati

STIE di Semarang, STIE Terbaik, Ingatkan Tentang Lapang Hati
STIE di Semarang, STIE Terbaik, Ingatkan Tentang Lapang Hati
STIE di Semarang, STIE Terbaik, Ingatkan Tentang Lapang Hati

Suatu hari Donald Trump mengundang Richard Branson. Kita semua sama-sama tahu, kedua-duanya termasuk dalam 500 orang terkaya di dunia. Sangat berpengaruh. Singkat cerita, Trump dan Branson pun berjumpa empat mata. Ya, ini kisah nyata.

Salah satu ucapan Trump yang diingat-ingat oleh Branson adalah, "Saya akan menghabiskan sisa umur saya untuk menghancurkan lima orang." Duh, ini soal dendam. Sama sekali nggak baik. Branson pun berusaha menasehati Trump, tapi sepertinya nasehat itu tidak digubris oleh Trump. 

Ya, Trump mendendam terhadap lima orang. Dan ketika debat capres Amerika dengan Hillary, terlihat juga wajah dan ucapan mendendam dari Trump. Tidak simpatik.

Adalah 3D yang bisa menghalangi rezeki dan menutupi potensi. Bahkan juga bisa merusak kesehatan. Ya, merusak kesehatan. Apa saja 3D itu? Dengki, Dongkol, Dendam. 

Sebaliknya, lapang hati dan memaafkan, seperti dilansir Mayo Clinic dan Telegraph, terbukti menyehatkan. Manfaatnya, antara lain, terhindar dari penyakit tekanan darah tinggi. Benarkah sampai seperti itu? Ya, benar.

Para peneliti dari University of California, San Diego, menemukan bahwa orang-orang yang mampu mengelola amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain, cenderung lebih rendah risikonya mengalami lonjakan tekanan darah. (STIE di Semarang)

Sekiranya kita sadar bahwa dendam itu berdampak buruk terhadap rezeki dan kesehatan kita, tentulah kita akan membuang jauh-jauh sikap negatif ini. Kita pun semakin berhati-hati karena dendam ternyata juga memberangus amal-amal alias membuat hangus amal-amal. Ngeri.

Kesimpulannya, kalau lapang hati, akan lapang rezeki. Kalau sempit hati, akan sempit rezeki. Pilih mana? Saya yakin Anda akan menjatuhkan pilihan pada sikap yang memberdayakan masa depan Anda. 


STIE di Semarang, STIE Terbaik, Ingatkan Tentang Lapang Hati

STIE di Semarang, Sekolah di Indonesia

stie di semarang, Sekolah di Indonesia
STIE di Semarang, Sekolah di Indonesia
STIE di Semarang, Sekolah di Indonesia

Sekolah adalah lembaga yang dirancang untuk pengajaran siswa/murid di bawah pengawasan guru.

Sebagian besar negara memiliki sistem pendidikan formal, yang umumnya wajib. Dalam sistem ini, siswa kemajuan melalui serangkaian sekolah. Nama-nama untuk sekolah-sekolah ini bervariasi menurut negara (dibahas pada bagian Daerah di bawah), tetapi umumnya termasuk sekolah dasar untuk anak-anak muda dan sekolah menengah untuk remaja yang telah menyelesaikan pendidikan dasar.

Selain sekolah-sekolah inti, siswa di negara tertentu juga mungkin memiliki akses dan mengikuti sekolah-sekolah baik sebelum dan sesudah pendidikan dasar dan menengah. TK atau pra-sekolah menyediakan sekolah beberapa anak-anak yang sangat muda (biasanya umur 3-5 tahun). Universitas, sekolah kejuruan, perguruan tinggi atau seminari mungkin tersedia setelah sekolah menengah. Sebuah sekolah mungkin juga didedikasikan untuk satu bidang tertentu, seperti sekolah ekonomi atau sekolah tari. Alternatif sekolah dapat menyediakan kurikulum dan metode non-tradisional.

Ada juga sekolah non-pemerintah, yang disebut sekolah swasta. Sekolah swasta mungkin untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus ketika pemerintah tidak bisa memberi sekolah khusus bagi mereka; keagamaan, seperti sekolah Islam, sekolah Kristen, hawzas, yeshivas dan lain-lain, atau sekolah yang memiliki standar pendidikan yang lebih tinggi atau berusaha untuk mengembangkan prestasi pribadi lainnya. Sekolah untuk orang dewasa meliputi lembaga-lembaga pelatihan perusahaan dan pendidikan dan pelatihan militer.

Kata sekolah berasal dari Bahasa Latin: skhole, scola, scolae atau skhola yang memiliki arti: waktu luang atau waktu senggang, di mana ketika itu sekolah adalah kegiatan di waktu luang bagi anak-anak di tengah-tengah kegiatan utama mereka, yaitu bermain dan menghabiskan waktu untuk menikmati masa anak-anak dan remaja. Kegiatan dalam waktu luang itu adalah mempelajari cara berhitung, cara membaca huruf dan mengenal tentang moral (budi pekerti) dan estetika (seni). Untuk mendampingi dalam kegiatan scola anak-anak didampingi oleh orang ahli dan mengerti tentang psikologi anak, sehingga memberikan kesempatan yang sebesar-besarnya kepada anak untuk menciptakan sendiri dunianya melalui berbagai pelajaran di atas. (stie di semarang)

Saat ini, kata sekolah berubah arti menjadi: merupakan bangunan atau lembaga untuk belajar dan mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran.Sekolah dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah. Kepala sekolah dibantu oleh wakil kepala sekolah.Jumlah wakil kepala sekolah di setiap sekolah berbeda, tergantung dengan kebutuhannya. Bangunan sekolah disusun meninggi untuk memanfaatkan tanah yang tersedia dan dapat diisi dengan fasilitas yang lain. Ketersediaan sarana dalam suatu sekolah mempunyai peran penting dalam terlaksananya proses pendidikan.

Senin, 26 Desember 2016

Motivator Indonesia Muda, Motivator Indonesia Asia, Motivator Indonesia Terbaik

Motivator Indonesia Muda, Motivator Indonesia Asia, Motivator Indonesia Terbaik, 

Motivator Indonesia Muda, Motivator Indonesia Asia, Motivator Indonesia Terbaik,
Motivator Indonesia Muda, Motivator Indonesia Asia, Motivator Indonesia Terbaik 


Kalau Anda ingin menjual lebih banyak, sepertinya Anda harus membaca tulisan ini.

Pernah lihat corong? Ya, kalau zaman dulu kan kompor pakai minyak tanah. Jadi, minyak tanahnya dituangin dari jerigen ke kompor pakai corong. Atasnya lebar, tapi makin ke bawah makin menciut. Bentuknya seperti kerucut.
Nah, dalam menjual Anda juga bisa melakukan hal yang sama. Saring dulu orang-orang yang kemungkinan minat alias berpotensi membeli produk. Kami di Kampus Umar Usman juga melakukannya. Tanpa spanduk, tanpa baliho, tanpa brosur, alhamdulillah kami bisa menjaring calon-calon mahasiswanya.

Kadang kita menghabiskan waktu dengan memikirkan segmentasi dan targeting. Jelas, kedua-duanya diperlukan. Tapi kalau dipakai berlebihan, itu bisa memperkecil pasar. Beneran, memperkecil pasar. Jadi mestinya? Jaring dulu, baru saring. Nah, segmentasi dan targeting adalah proses menyaring.

Joe Girard, seorang penjual terbaik dan terkenal, juga memiliki cara pandang begitu. Jaring dulu, baru saring.

Motivator Indonesia MudaMotivator Indonesia Asia, Motivator Indonesia Terbaik,

Kamis, 22 Desember 2016

motivator indonesia muda

motivator indonesia muda


motivator indonesia muda
motivator indonesia muda
  
Jika hidup berawal dari mimpi , kita mempunyai harapan,titik balik, hasrat, utopia, perspektif, kedewasaan, dan kepercayaan. Harapan membuat kita tidak lelah bermimpi. Barangkali kadang-kadang hidup memang tidak menyenangkan , tapi jangan padamkan mimpi. Jangan lelah bermimpi dan berharap. Putus asa hanya kata yang sia-sia.


motivator indonesia muda

motivator Indonesia, Achmad Bakrie

 motivator Indonesia
motivator Indonesia, Achmad Bakrie
motivator Indonesia, Achmad Bakrie

 Achmad Bakrie (lahir di Kalianda, Lampung, 11 Januari 1914 – meninggal di Tokyo, Jepang, 15 Februari 1988 pada umur 74 tahun) adalah seorang pengusaha Indonesia.

Minat terhadap dunia usaha sudah ia tunjukkan sejak remaja. Pada usia 20 tahun, Achmad Bakrie memulainya dengan menjadi seorang pedagang perantara untuk karet, lada dan kopi di daerah kelahirannya Kalianda, Lampung. Ia lalu bekerja pada NV Van Gorkom, sebuah perusahaan dagang Belanda. Sebagai penjaja keliling, ia menjelajahi hampir seluruh pelosok Sumatera Selatan. "Disini saya memperoleh pengalaman dan pengetahuan tentang (kebutuhan akan) barang-barang dan organisasi perusahaan, kata Bakrie, suatu ketika.

Merasa cukup dengan pengalaman sebagai pegawai pada 1941, Bakrie meninggalkan Van Gorkom. Ia kembali menekuni perdagangan karet, lada dan kompi. Labanya ia tabung sedikit demi sedikit. Setahun kemudian, tepatnya pada 10 Februari 1942, ia mendidikan Bakrie & Brothers General Merchant and Commision Agent di Teluk Betung, Lampung.

Semasa pendudukan Jepang, nama Bakrie & Brothers tidak boleh digunakan karena berbau Barat. Bakrie kemudian memindahkan perusahaannya ke Jakarta pada tahun 1943. Di sini ia melanjutkan usahanya dengan menggunakan Jasuma Ahokai. Begitu Jepang takluk, nama awal perusahaan itu dimunculkan kembali.

Pada 1952, Bakrie mulai beranjak dari pedagang antar daerah menjadi pedagang antar negara. Ia merintisnya dengan mengekspor karet, lada dan kopi ke Singapura. Hal ini membuatnya menjadi salah satu ekportir pionir dari kalangan pengusaha pribumi.


Dari usaha perdagangan, pria kelahiran Kalianda, Lampung, 1 Juni 1916 ini merambah dunia industri. Ia memulainya pada 1957 dengan membeli sebuah pabrik kawat dan kemudian memperluas bisnisnya dengan mendirikan pabrik pipa baja, pabrik cor logam dan pabrik karet remah (crumb rubber).

Sampai dengan Bakrie tutup usia pada 15 Februari 1988 di Tokyo, ia telah berhasil mendirikan satu kerajaan bisnis terkemuka di Indonesia, PT Bakrie & Brothers Tbk. Kerajaan bisnis ini telah berkembang ke berbagai bidang usaha seperti telekomunikasi, properti, industri pipa, pertambangan, investasi, serta bisnis lainnya. Perusahaan yang kini telah menjadi perusahaan publik tersebut memiliki lebih dari 3000 karyawan yang tersebar di berbagai lokasi di Indonesia.

Achmad Bakrie menikah dengan Roosniah Bakrie, wanita bermarga Nasution. pasangan tersebut dikaruniai empat orang anak, yakni Aburizal Bakrie, Roomania Kusmulyono, Nirwan Dermawan Bakrie dan Indra Usmansyah Bakrie. Setelah meninggalnya Bakrie senior, panji Bakrie di dunia usaha dipanggul oleh Aburizal Bakrie serta adik-adiknya. (Aburizal sendiri telah mengundurkan diri sebagai pimpinan perusahaan sejak pertengahan 2004, yakni sejak dia menjabat sebagai Menteri Koordinator dalam kabinet Indonesia Bersatu Presiden Susiolo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Yusuf Kalla.)


Ia percaya, pengetahuan yang luas membuat orang semakin mandiri dan percaya diri. Bagi Bakrie, berilmu adalah memerdekakan diri. Dan seseorang yang lebih pintar harus dihormati. Bakrie yakin betul dengan kutipan yang disimpannya.

Freedom makes opportunities,
Opportunities makes hope,
Hope makes life and future.


Kepercayaan dan penghargaan Bakrie terhadap kekuatan ilmu pengetahuan dan orang yang berpengetahuan menyatu dengan caranya menyikapi keberhasilannya sebgai seorang pengusaha. Hal ini selaras dengan kata bijak yang ia sukai: One cannot help the poor by discouraging the rich.
 
 


 motivator Indonesia 

motivator indonesia asia, Chairul Tanjung

motivator indonesia asia

motivator indonesia asia
motivator indonesia asia


Chairul Tanjung (ejaan Soewandi: Chairul Tandjung, lahir di Jakarta, 16 Juni 1962; umur 54 tahun) adalah pengusaha asal Indonesia. Ia menjabat sebagai Menko Perekonomian menggantikan Hatta Rajasa sejak 19 Mei 2014 hingga 27 Oktober 2014. Namanya dikenal luas sebagai pengusaha sukses yang memimpin CT Corp.
Chairul memulainya bisnisnya ketika ia kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Sempat jatuh bangun, akhirnya ia sukses membangun bisnisnya. Kini perusahaan konglomerasi miliknya CT Corp, menjadi sebuah perusahaan yang membawahi beberapa anak perusahaan seperti Trans Corp, Bank Mega, dan CT Global Resources.

Chairul menyatakan bahwa dalam membangun bisnis, mengembangkan jaringan adalah penting. Selain itu memiliki rekanan yang baik sangat diperlukan. Membangun relasi pun bukan hanya kepada perusahaan yang sudah ternama, tetapi juga pada yang belum terkenal sekalipun. Bagi Chairul, pertemanan yang baik akan membantu proses berkembangnya bisnis yang dikerjakan. Ketika bisnis pada kondisi tidak bagus maka jejaring bisa diandalkan. Bagi Chairul, bahkan berteman dengan petugas pengantar surat pun adalah penting
Dalam hal investasi, Chairul memiliki idealisme bahwa perusahaan lokalpun bisa menjadi perusahaan yang bisa bersinergi dengan perusahaan-perusahaan multinasional. Ia tidak menutup diri untuk bekerja sama dengan perusahaan multinasional dari luar negeri. Baginya ini bukan upaya menjual negara. Akan tetapi ini merupakan upaya perusahaan nasional agar bisa berdiri sendiri dan jadi tuan rumah di negeri sendiri
Menurutnya modal memang penting dalam membangun dan mengembangkan bisnis. Namun kemauan dan kerja keras, merupakan hal paling pokok yang harus dimiliki seseorang yang ingin sukses. Baginya mendapatkan mitra kerja yang handal adalah segalanya. Di mana membangun kepercayaan sama halnya dengan membangun integritas. Di sinilah pentingnya berjejaring dalam menjalankan bisnis.
Dalam bisnis, Chairul menyatakan bahwa generasi muda sudah seharusnya sabar, dan mau menapaki tangga usaha satu persatu. Menurutnya membangun sebuah bisnis tidak seperti membalikkan telapak tangan.Dibutuhkan sebuah kesabaran, dan tak pernah menyerah. Jangan sampai banyak yang mengambil jalan seketika, karena dalam dunia usaha kesabaran adalah salah satu kunci utama dalam mencuri hati pasar. Membangun integritas adalah penting bagi Chairul. Adalah manusiawi ketika berusaha, seseorang ingin segera mendapatkan hasilnya. Namun tidak semua hasil bisa diterima secara langsung.

motivator indonesia asia